PUISI IRONI HARMONI

IRONI HARMONI

Tubuh kertas yang menggigil

Terseret didalam linangan aksara

Diriku beku oleh kota

Kadang tak mampu bicara

Janji telah dikhianati

Buncah kian pecah

Selepas tanya diatas pena

Lengkaplah dengan indah

Mimpi kan terlahir gundah

Mozaik langit kan terbelah

Ironi harmoni

Disanalah ia punah

Disanalah sanubari terpecah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: