METODOLOGI PENDIDIKAN

PENETAPAN   HARGA   JUAL   DAN  BIAYA  PROMOSI  DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN KUE GILING PADA

 PT. ZITI’S BAKERY

 

 

 

 

Disusun oleh:

Siti Sa’adah

A.210090125

 

 

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2012

MATRIK PENELITIAN

  1. Judul:

Penetapan Harga Jual dan Biaya Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Kue Giling Pada Toko Ziti’s Bakery.

  1. Rumusan Masalah:
    1. Adakah hubungan antara penetapan harga jual terhadap volume penjualan?
    2. Adakah hubungan antara biaya promosi terhadap volume penjualan?
    3. Adakah hubungan antara penetapan harga jual dan biaya promosi terhadap volume penjualan?
  2. Tujuan Penelitian:
    1. Untuk mengetahui hubungan antara penetapan  harga jual terhadap volume penjualan.
    2. Untuk mengetahui hubungan antara biaya promosi terhadap volume penjualan.
    3. Untuk mengetahui hubungan antara penetapan harga jual dan biaya promosi secara bersamaan terhadap volume penjualan.
  3. Referensi:
    1. Bashu Swastaha Dh. 2001. Manajemen Penjualan. Yogyakarta: BPFE-UGM.
    2. Sugiono. 2006. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfa Beta.
  4. Populasi,Sampel,Sampling:
    1. Populasi adalah jumlah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti dan kemudian ditarik kesimpulannya(Sugiyono 2003:72).Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah data tentang harga jual, biaya promosi dan volume penjualan pada PT. Amalia Bakery.
    2. Sampel adalah jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut(Sugiyono 2003:73).Dalam penelitian ini tidak menggunakan sampel, karena keseluruhan populasi dapat diteliti, yaitu data tentang harga jual, biaya promosi, dan volume penjualan pada PT. ZITI’S BAKERY.
    3. Sampling adalah cara yang digunakan untuk mengambil Sampel(Sutrisno Hadi 2007:75).Karena dalam penelitian ini tidak menggunakan sampel maka tidak menggunakan teknik sampling.
No Variabel Indikator Sumber Data Teknik Pengumpulan Data Teknik Analisis Data
1. Volume Penjualan   Data Primer Dokumentasi

Wawancara

Regresi Ganda
2. Harga Jual   Data Primer Dokumentasi

Wawancara

Regresi Ganda
3. Biaya Promosi   Data Primer Dokumentasi

Wawancara

Regresi Ganda

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang Masalah

Di zaman globalisasi sekarang ini, dunia usaha baik produksi maupun jasa selalu dihadapkan pada persaingan. Untuk mengatasi persaingan perusahaan harus menempuh berbagai cara dan stategi  untuk menyampaikan hasil produksinya dengan cepat, cermat, tepat, hemat dan memuaskan ketangan konsumen. Dalam usaha untuk dapat memenangkan persaingan dipasar, suatu perusahaan harus mampu untuk mengadakan perbaikan dan peningkatan dibidang penjualan yang harus dilaksanakan secara terencana. Salah satunya melakukan penetapan harga sesuai dengan kualitas barang yang dibuat serta biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan produk tersebut.

Disini dengan adanya penjualan yang baik dapat menjadikan kunci keberhasilan dalam melakukan usaha. Perusahaan akan tetap mampu bersaing dengan perusahaan lain serta dapat menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan juga dapat mengembangkan usahanya serta memperoleh laba yang diinginkan, apabila perusahaan dapat mencapai volume penjualan yang maksimal (Susanto, 2000:646)

Penjualan merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan, dimana penjualan baik penjualan yang bersifat  tunai maupun penjualan bersifat kredit merupakan sumber pendapatan bagi perusahaan. Kegagalan dalam aktivitas penjualan khisusnya penjualan kredit, baik menyangkut harga, maupun ketepatan penjualan kepada pembeli, merupakan faktor utama untuk meningkatkan pendapatan bagi perusahaan. Penjualan adalah suatu kegiatan atau proses pembuatan dan cara untuk mempengaruhi pribadi agar terjadi pembelian (penyerahan) barang atau jasa yang ditawarkan berdasarkan harga yang telah disepakati oleh kedua belah pihak yang terkait di dalam kegiatan tersebut (Moekijat 2000:48).

Penjualan merupakan aktivitas berpindahnya barang atau jasa yang merupakan bagian dari strategi pemasaran untuk memenuhi keinginan konsumen guna mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak tanpa saling merugikan oleh karena itu sukses tidaknya suatu perusahaan ditentukan oleh penjualan dan penjualan biasa disebut sebagai top function dengan tujuan memperoleh profit yang sebanyak-banyaknya.

Volume penjualan merupakan salah satu faktor penentu yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian laba bersih, sedangkan keuntungan atau laba merupakan sarana penting bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan., maka dari itu perusahaan harus berusaha untuk menciptakan volume penjualan yang menguntungkan. Perusahaan yang ingin berhasil dalam memasarkan atau menjual produknya harus dapat menetapkan harga jual secara tepat yaitu dapat memberikan pengaruh yang baik bagi pertumbuhan pasar, volume penjualan dan tingkat laba yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Besar kecilnya volumme penjualan dipengaruhi oleh jumlah produk yang terjual. Volume Penjualan merupakan total penjualan yang di dapat dari komoditas yang diperdagangkan dalam suatu masa tertentu. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi volume penjualan, misalnya kondisi dan kemampuan pasar, modal dan kondisi organisasi perusahaan.

volume penjualan merupakan suatu kegiatan perusahaan untuk melakukan penjualan suatu barang yang berorientasi pada jumlah, waktu barang yang akan dihasilkan (Assegaf 1991:444).

Harga merupakan unsur dalam bauran pemasaran yang menciptakan pendapatan, disamping itu harga memiliki sifat yang fleksibel yaitu dapat diubah dengan cepat.

Harga suatu barang atau jasa merupakan suatu variable pemasaran yang perlu diperhatikan oleh manajemen, karena dalam hal ini secara langsung akan mempengaruhi besarnya volume penjualan dan laba yang akan dicapai. Dalam kebijakan harga, manajemen harus menentukan harga dasar dari produknya,kemudian menentukan kebijaksanaan menyangkut potongan harga, pembagian ongkos kirim, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan harga.

Faktor lain yang sangat berpengaruh dengan volume penjualan adalah biaya promosi. Dalam kegiatan pemasaran promosi sangat perlu dilakukan oleh perusahaan yaitu untuk mempengaruhi atau membujuk konsumen agar tertarik pada produk yang ditawarkan, agar dapat meningkatkan volume penjualan.

William J. Stanton (dalam Basu Swastha dan Irawan, 2003: 349) mengungkapkan bahwa “promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran”. Oleh karena itu dalam meningkatkan volume penjualan perusahaan perlu untuk melakukan pemasaran, pemasaran ditujukan untuk memenuhi permintaan konsumen. Pemasaran bertujuan untuk membuat permintaan, sedangkan permintaan mendatangkan profit dimana profit didapatkan dari penjualan, sedangkan penjualan ditingkatkan melalui adanya promosi yang dilakukan oleh perusahaan.

Pada dasarnya kegiatan promosi dapat dilakukan antara lain dengan cara periklanan, promosi penjualan, personal selling dan publisitas. Kegiatan promosi sendiri  tidak lepas dari biaya, karena berhasil tidaknya penjualan suatu produk tergantung pada keahlian marketing dan promosi, sedangkan biaya promosi tersebut sangat mempengaruhi volume penjualan (Shahab 1997:41).

Demikian pentingnya masalah pemasaran yang akan berakibat terhadap tingkat keuntungan yang akan diterima perusahaan, maka permasalahan tersebut perlu penanganan yang baik. Bertitik tolak dengan pemikiran tersebut maka dapat dibuat judul “PENETAPAN HARGA JUAL DAN BIAYA PROMOSI DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN KUE GILING PADA PT. ZITI’S  BAKERY”.

 

  1. B.     Identifikasi Masalah

Supaya penelitian ini dapat dilakukan dengan baik,maka dapat diidentifikasi masalahnya seperti berikut:

  1. Harga bahan baku (terigu,telur,margarin,dll) yang tidak stabil.

Dalam kebijakan harga, manajemen harus menentukan harga dasar dari produknya,kemudian menentukan kebijaksanaan menyangkut potongan harga, pembagian ongkos kirim, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan harga. Harga bahan baku produk akan mempengaruhi besarnya volume penjualan produk yang bersangkutan.

  1. Biaya promosi

Biaya promosi adalah nilai yang dikorbankan atau dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk kepentingan promosi dalam kaitannya dengan pemasaran produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.

Biaya promosi ini ditentukan perusahaan dengan cara menjumlahkan seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk melaksanakan promosi barang atau produknya. Beberapa perusahaan memakai alat promosi yang berbeda satu dengan lainnya, hal ini berkaitan dengan promosi seperti apa yang cocok bagi perusahaan tersebut, sehingga dengan menggunakan beberapa alat promosi, maka biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan pun akan terdiri dari beberapa macam alat promosi, sehingga total biaya promosi merupakan jumlah dari seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan saat perusahaan melakukan promosi dengan berbagai macam alat promosi seperti iklan di media massa, mengadakan pameran, iklan di media elektronik dan lain-lain.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan kegiatan promosi antara lain :

  1. Harus dapat menimbulkan minat pembeli

Usaha-usaha produsen dapat mempengaruhi konsumen agar mempunyai keinginan atau minat untuk membeli produk yang ditawarkan perusahaan.

  1. Harus dapat menimbulkan kesadaran pada pembeli

Cara-cara yang dilakukan produsen dalam melaksanakan promosi agar dapat menimbulkan kesadaran pembeli untuk membeli barang tersebut.

  1. Harus dapat menimbulkan keinginan konsumen untuk mencoba atau menggunakan barang-barang tersebut

Usaha yang dilakukan oleh produsen untuk mempengarhui konsumen ingin mencoba dan menggunakan barang tersebut.

  1. Harus dapat menimbulkan keputusan untuk membeli oleh konsumen

 

  1. Persaingan perusahaan

Modal kerja perusahaan merupakan salah satu faktor yang mampu untuk untuk melakukan persaingan perusahaan agar mencapai target penjualan yang dianggarkan, seperti untuk :

  1. Kemampuan  membiayai penelitian pasar yang dilakukan

b. Kemampuan membiayai usaha-usaha untuk mencapai target penjualan

  1. Kemampuan membeli bahan mentah untuk dapat memenuhi target penjualan.

 

 

  1. Volume Penjualan

Besarnya volume penjualan berpengaruh terhadap volume produksi produk atau jasa tersebut, selanjutnya volume produksi akan mempengaruhi besar kecilnya biaya produksi

Tujuan umum dalam penjualan

  1. Berusaha mencapai volume penjualan tertentu.
  2. Berusaha mencapai laba / profit akhir melebihi biaya yang dikeluarkan
  3. Menunjang pertumbuhan perusahaan

 

  1. C.    Pembatasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian dimaksudkan agar pembahasan tidak menyimpang atau berkembang kemasalah lain. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini meliputi:

  1. Harga jual produk pada PT Ziti’s Bakery
  2. Biaya promosi pada PT Ziti’s Bakery
  3. Volume penjualan pada PT Ziti’s Bakery

 

  1. D.    Rumusan Masalah

Agar penelitian ini dapat dilakukan dengan baik dan tidak mengalami kesulitan serta memperjelas dan mempermudah dalam mengkaji isi yang ada didalamnya, maka rumusan masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Adakah pengaruh penetapan harga jual terhadap volume penjualan?
  2. Adakah pengaruh biaya promosi terhadap volume penjualan?
  3. Adakah pengaruh penetapan harga jual dan biaya promosi terhadap volume penjualan?

 

 

 

  1. E.     Tujuan Penelitian

Dalam suatu penelitian harus ada tujuan agar penelitian yang dilaksanakan mempuyai arah yang sesuai dengan yang diinginkan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:

  1. Untuk mengetahui hubungan antara penetapan harga jual terhadap volume penjualan.
  2. Untuk mengetahui hubungan antara biaya promosi terhadap volume penjualan.
  3. Untuk mengetahui hubungan antara penetapan harga jual dan biaya promosi secara bersamaan terhadap volume penjualan.

 

  1. F.     Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat, antara lain:

  1. Bagi perusahaan
    1. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk membuat kebijakan didalam mengambil keputusan bagi perusahaan.
    2. Sebagai masukan atau alat evaluasi bagi pimpinan untuk menentukan ketetapan harga jual dan biaya promosi yang seefisien dan seefektif mungkin dalam usaha meningkatkan volume penjualan.
    3. Bagi pihak lain

Penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi, untuk pengembangan penelitian dalam masalah yang sama atau terkait dimasa yang akan datang.

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI

 

  1. A.    Tinjauan Pustaka
  2. Harga Jual
    1. Definisi Harga Jual

Untuk melakukan pertukaran saat ini sudah digunakan uang sebagai alat bayar. Agar dapat memperoleh barang atau jasa yang diinginkan maka konsumen harus membayar sejumlah harga.

Definisi harga menurut beberapa ahli:

Menurut Kloter dan Amstrong (1999:439) harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atas sustu produk atau jasa atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumen agar menjadi manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut.

Menurut Kismono (2001:346) ia mendefinisikan harga sebagai nilai tukarsuatu produk yang dinyatakan dalam suatu moneter.

Menurut Fandy Tjiptono (2008: 151) yaitu satuan moneter atau ukuran lainnya (termasuk barang atau jasa lainnya) yang ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa.

Harga berperan sebagai penentu utama pilihan pembeli.Biasanya secara tradisional,pembeli akan melakukan tawar menawar dengan penjual mengenai harga.Pada umumnya penjual menawarkan harga yang lebih tinggi dari pada yang mereka harapkan akan mereka terima.

 

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi tujuan penetapan harga jual

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan harga, menurut Kotler dan Amstrong (2002: 95) yaitu :

 

 

a)      Faktor Internal

Faktor internal ini terdiri dari tujuan pemasaran, strategibauran pemasaran, biaya dan pertimbangan organisasi.

b)      Faktor Lingkungan Eksternal

Faktor lingkungan eksternal  ini meliputi pasar dan permintaan, persaingan dan faktor-faktor eksternal lainnya seperti inflasi,ledakan atau resersi dan tingkat biaya yang mempengaruhi keputusan penetapan harga perusahaanktor yang mempengaruhi tujuan penetapan harga jual.

 

  1. Biaya Promosi
    1. Difinisi Biaya Promosi

Promosi merupakan suatu faktor penting dalam memasarkan sebuah produk itu sendiri dapat digunakan untuk memberitahu dan dapat dengan mudah menjangkau konsumen yang telah tersebar diwilayah dalam negeri atau luar negeri, upaya untuk mengetahui dan mempertimbangkan akan produk tersebut, untuk sselanjutnya melakukan pembelian.

Difinisi promosi menurut beberapa ahli:

Menurut Gito Sudarmo (2000:237) promosi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang dan membeli produk tersebut.

Sedangkan menurut Simmamora (2002:754) promosi adalah pengkomunikasian informasi antara penjual dan pembeli potensial atau pihak-pihak lainnya dalam saluran distribusi guna  mempengaruhi sikap dan perilakunya.

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya promosi

a)      Jumlah dana

Merupakan faktor penting yang mempengaruhi promosi.

b)      Sifat pasar

  • Luas pasar secara geograf
  • Konsentrasi pasar
  • Macam pembeli

c)      Sifat produk

Apakah barang konsumsi atau industri

d)     Tahap dalam siklus kehidupan barang

  • Ø Tahap perkenal
  • Ø Tahap pertumbuhan, kedewasaan dan kejenuhan.Perusahaan dapat menitikberatkan periklanan dalam kegiatan promosinya
  • Ø Tahap kemunduran atau penurunan perusahaan
  1. Volume Penjualan
    1. Difinisi Penjualan

Sebuah perusahaan didirikan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu, tujuan umum perusahaan tidak lain adalah mencari laba secara optimal, yang mana untuk mencapai laba yang optimal harus dilakukan kegiatan penjualan, dengan menciptakan volume penjualan yang menguntungkan. Penjualan merupakan usaha yang dilakukan manusia untuk menyampaikan barang kebutuhan yang dihasilkan kepada mereka yang telah memerlukannya dengan imbalan yang menurut harga.

Difinisi Volume penjualan menurut beberapa ahli:

Menurut Basu Swastha (2001:8) Penjualan adalah ilmu atau seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan.

Menurut Assegaf Abdullah (1999:444),volume penjualan adalah jumlah penjualan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan dalam suatu jangka waktu tertentu.

Menurut Philip Kotler (1997:8) Penjualan adalah ilmu dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan.

Masalah penjualan juga tidak terlepas dari perencanaan strategi yang efektif. Dalam perencanaan strategi yang terpenting adalah target pasar yang sangat berpengaruh terhadap volume penjualan. Adapun definisi dari volume penjualan adalah jumlah barang yang terjual Dalam periode waktu tertentu yang dilakukan oleh penjual.

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan

Faktor yang mempengaruhi volume penjualan, menurut Basu Swastha (2001:129)

  1. Kondisi dan Kemampuan Penjual

Disini penjual harus dapat meyakinkan kepada pembelinya agar dapat berhasil mencapai sasaran penjualan yang diharapkan.

  1. Kondisi Pasar

Adapu faktor dari kondisi pasar yang perlu diperhatikan adalah

Jenis pasar, kelompok pembeli, daya belinya, frekuensi pembeliannya, keinginan dan kebutuhannya.

  1. Modal

Untuk memperkenalkan kepada pembelinya maka penjual memerlukan sarana dan prasarana dan ini  memerlukan sejumlah modal untuk melaksanakannya.

  1. Kondisi Organisasi Perusahaan

Biasanya didalam perusahaan besar masalah penjualan ditangani oleh bagian penjualan yang dipegang orang-orang tertentu atau ahli dibidang penjulan.

  1. Faktor Lainnya, seperti : periklanan, peragaan, kampanye pemberian hadiah, sering mempengaruhi penjualan.

 

Agar tercapai volume penjualan yang ditargetkan, maka perusahaan harus melakukan kegiatan penjualan. Penjualan merupakan fungsi yang memegang peranan penting dalam bidang pemasaran, karena betapapun lancarnya suatu proses jika fungsi penjualan  gagal, maka kelangsungan hidup perusahaan tidak akan terjamin. Oleh karena itu fungsi penjulan merupakan standar maju mundurnya suatu perusahaan.

  1. B.     Kerangka Penelitian

Untuk mempermudah jalannya penelitian, maka dibuat kerangka pemikiran yang pada hakikatnya bersumber dari kajian teoritis dan sering diformulasikan dalam bentuk anggapan. Kerangka pemikiran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

Dalam mengamati kerangka pemikiran tersebut maka dapat diambil gambaran bahwa terdapat 2 variabel independent (X1 dan X2) dan 1 variabel dependent (Y), dimana variable X1 menunjukkan harga jual, variable X2 menunjukkan biaya promosi sedangkan Y menunjukkan volume penjualan. Ketiga variable tersebut mempunyai hubungan sebab akibat. Harga jual (X1) dan biaya promosi (X2) mempengaruhi volume penjualan (Y) Secara serempak.

  1. C.    Hipotesis

Hipotesis mempunyai peranan penting dalam pencapaian tujuan penelitian. Hipotesis adalah suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian sampai terbukti melalui data yang terkumpul(Suharsimi Arikuntoro, 1998:62).

Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah:

  1. Ada hubungan positif penetapan harga jual terhadap volume penjualan.
  2. Ada hubungan positif biaya promosi terhadap volume penjualan.
  3. Ada hubungan positif antara penetapan harga jual dan biaya promosi terhadap volume penjualan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

METODE PENELITIAN

  1. A.    Tempat dan waktu penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di PT. ZITI’S BAKERY.

Sedangkan waktu yang digunakan untuk penelitian ini adalah pada bulan April 2012.

  1. Jenis penelitian

Menurut Sugiyono (2003:10) “penelitian yang berdasarkan tingkat eksplanasinya (tingkat penjelasan), yaitu penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variable-variabel yang berhubungan serta hubungan antara satu variable dengan variable yang lain”. Berdasarkan hal ini penelitian dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Penelitian Deskriptif
  2.  Penelitian Komparatif
  3.  Penelitian Asosiatif

Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan, menyusun data, menganalisis dan menyimpulkannya. Penelitian ini menekankan pada hasil menggambarkan keadaan sebenarnya dari data harga jual, biaya promosi, dan volume penjualan yang ada pada PT. ZITI’S BAKERY.

  1. B.     Populasi,Sampel,Sampling
  2. Populasi

Menurut Sugiyono (2003: 72) “populasi adalah jumlah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti dan kemudian ditarik kesimpulannya”. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah data tentang harga jual, biaya promosi dan volume penjualan pada PT. ZITI’S BAKERY Sampel

Menurut Sugiyono (2003: 73) “Sampel adalah jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Dalam penelitian ini tidak menggunakan sampel, karena keseluruhan populasi dapat diteliti, yaitu data tentang harga jual, biaya promosi, dan volume penjualan pada PT. ZITI’S BAKERY

Sampling

Menurut Sutrisno Hadi (2007: 75) “Sampling adalah cara yang digunakan untuk mengambil Sampel”. Karena dalam penelitian ini tidak menggunakan sampel maka tidak menggunakan teknik sampling.

  1. C.    Variabel Penelitian
  2. Variable bebas (Independent variabel) : dalam penelitian ini adalah harga jual dan biaya promosi.
  3. Variable terikat (Dependent variabel) : dalam penelitian ini adalah volume penjualan.
    1. strukrur organisasi dan aspek-aspek perusahaan.Sumber Data

1)      Data primer

Merupakan data yang diperoleh langsung dari sumbernya (obyek penelitian).misalnya: gambaran umum perusahaan,

2)      Data skunder

Merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung, sudah terestimasikan yaitu data yang sudah didokumentasikan, misalnya: jurnal dan internet.

  1. D.    Teknik Pengumpulan Data
  2. Wawancara

Menurut Sugiyono (2003: 130) “Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data, apabila peneliti ingin melakukan study pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit atau kecil.

  1.  Dokumentasi

Menurut Suharsimi Arikunto (1998:148) “Metode dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk memperoleh data dengan melakukan penyelidikan benda-benda tertulis, seperti: buku,majalah,dokumentasi,peraturan-peraturan,catatan harian dan sebagainya”.

Data yang berhubungan dengan penelitian ini adalah, data harga jual, biaya promosi dan volume penjualan, gambaran umum perusahaan, struktur organisasi dan aspek-aspek perusahaan.

  1. Metode Observasi

Observasi adalah pengamatan secara langsung dari dekat pada objek penelitian, sehinnga dapat mengetahui serta dapat mencatat data-data yang diperlukan dalam menyusu skripsi atau laporan.

  1. E.     Teknik Uji Persyaratan Analisis

1)      Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. Ini berarti uji nornmalitas digunakan untuk menguji asumsi yang diambil benar atau menyimpang ( Sudjana, 2002: 168 )

2)      Uji Linieritas

Uji linieritas digunakan untuk mengetahui apakah data tersebut memenuhi syarat linier atau tidak.

  1. F.     Teknik Analisis Data

a. Analisis Regresi Berganda

Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh penetapan harga jual dan biaya promosi terhadap volume penjualan. Adapun rumus yang dipakai adalah regresi berganda dengan rumus sebagai berikut:

y = a + b1 x1+ b2 x2

Dimana:

Y               = Volume Penjualan

X1             =  Harga Jual

X2             =  Biaya Promosi

a                = konstanta

b1                    = koefisien regresi yang menyatakan pengaruh yaitu dengan x1 dengan menganggap x2 tetap.

b2               = koefisien regresi yang menyatakan antara yaitu dengan x2, dengan menganggap x1,dengan menganggap x2 tetap.

n                = banyaknya sampel

  1. Uji t

Dalam hal ini adalah untuk melihat dari variabel harga jual dan biaya promosi terhadap volume penjualan.

  1. Uji f

Dalam hal ini adalah untuk menguji apakah variabel harga jual dan biaya promosi berpengaruh terhadap volume penjualan bila digunakan bersama-sama atau serentak.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: