Melatiku

Daun-daun melambai pada siang mentari

Yang hendak pulang, langit-langit mengiringi meja

Melukis kanvas langit, suara seruan alam

Bagai simponi nyanyian lumpur kehidupan, yang makin melekat….

Dikau datang sebagai pelipur kisah duka.

Yang tak usang oleh waktu, memberi seberkas cahaya.

Yang merumput dalam nafas harapanku.

Menjelma bagai roket, penembus jiwa yang masih lara.

Merekah bagai awan-awan lembut siang melati…,

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: